[Blog Tour] Bikin Ketawa

 


Kapan terakhir kali kita tertawa lepas dan ceria?

Semoga saja hari-hari yang teman-teman alami selalu ada sisi baik dan lucunya. Kadang kelucuan yang terjadi bisa saja bersumber dari hal-hal ringan, konyol, bahkan memalukan. Tergantung bagaimana kita mau merespon kejadian itu sih.

Kalau saya sih hampir selalu bisa tertawa tiap hari, kebetulan memang senang dengan hal-hal lucu, yang bahkan kadang untuk orang lain tidak tertangkap lucunya, eh malah saya bisa ngakak-ngakak. Dunia ini begitu indah ketika kita bsa tertawa lepas meskipun kadang kita terpaksa menertawakan kekonyolan kita sendiri.

Kalian kangen bisa tertawa seperti saya juga, Kawan?  

Pas banget nih mampir di sini, bakalan saya bisikin tentang buku yang bisa bikin kalian ketawa.


"Kapalnya masih di laut. Kapalnya membawa minyak."

"Kapal minyak?"

"Iya. Kapal minyak."

"Minyak apa?"

"Minyak telon."


Nah, kan, gimana nggak pengin ngakak kalau udah serius berusaha menanyakan sesuatu kepada bocah kecil, sepertinya dia juga udah berusaha menjawab sesuai logika berpikirnya, eh terakhirnya malah gitu. πŸ˜‚

Kutipan percakapan di atas tadi merupakan karya Mba Hartari (dari Semarang loh iniiiii... ikut bangga), salah satu cerita lucu yang bener banget bikin ketawa ngakak. Kisah tersebut ada di buku Bikin Ketawa yang diinisiasi oleh Ibu Ibu Doyan Nulis (IIDN). 

Jadi tuh ya, selain menggemari novel yang bergenre thriller, saya juga senang membaca buku yang lucu-lucu gini. Sejak pertama IIDN mengumumkan terbitnya antologi baru yang bergenre komedi, tak sabar rasanya ingin segera punya dan membacanya. Terbukti bener bangeeett...

Buku Bikin Ketawa ini ampuh mengendorkan syaraf yang tegang loh. Teman-teman bisa banget mencoba membaca buku jenis ini ketika sedang bingung mau ngapain, sedang baper tingkat dewa, atau mencari inspirasi untuk bisa bercerita lucu dengan orang-orang terkasih.


Ada lagi nih cerita lain yang ditulis oleh Mb Maria Juli Simbolon pada halaman 48-55. Asli lhoo.. saya ngakak parah membaca ceritanya.

Bagi para mama hebat yang punya kesabaran seluas samudera, tentu tak asing dengan kebiasaan anak-anak jelang pelajaran yang ada prakaryanya. Adaaa saja anak yang baru bilang bahwa besok harus membawa kertas karton warna pink ukuran sekian-sekian, atau gunting kertas yang zigzag bentuknya, bahkan yang paling ajaib nih : pelepah pisang. Padahal waktu sudah menunjukkan wilayah-Indonesia-bagian-menjelang-tidur. 

Di saat kelopak mata sudah memberat dan di luar sana sudah gelap gulita, gimana coba rasanya ketika anak baru bilang tentang barang-barang yang harus dibawanya besok untuk prakarya. Tentu rasanya pengin kunyah-kunyah kerah kemejanya Hyun Bin yaaa... 😁

Rasanya tak mau berhenti energi ketawa yang saya punya ketika membaca apa yang dialami Erika saat harus memotong gedebok pisang di kebun saat malam hari. Pengumuman untuk membawa bahan prakarya itu sudah didapatkannya dari minggu lalu, eeehh baru teringat untuk bilang mama pada malam hari menjelang D-day.

Meskipun sang mama sudah emosi tingkat dewa, yaah namanya mama-mama sedunia yang hatinya selembut sutra, tetap saja dong memenuhi permintaan tolong untuk mencari gedebok pisang di malam hari. Sudah gemes deh rasanya ngebayangin si Erika ini hehehee...

Perjuangan luar biasa tuh si Mama dan Erika memotong gedebok pisang di kebun punya Tante Netti. Manalah gelap, bekas hujan, becek, tuh kebun pisang berada di dekat kuburan opung si Erika pulak. Kebayang nggak sih suasana malam mencekam itu??

Di tengah-tengah aktivitas memotong gedebok pisang yang kayak scene di film horor itu, ada sesuatu yang licin terasa menempel di kaki Erika. Udah parno banget dong Erika, ketakutan setengah mati, merasa ada ular yang membelit kakinya. Sampai terngompol-ngompol lah dia.

Dengan tenang si Mama hanya bilang bahwa yang ada di kaki Erika hanyalah katak bangkong. Pyuuuhh.. saat membacanya saya pun ikutan merasa lega. Apalagi Erika yang mengalaminya sendiri ya hahahaa...

Sudah, lucunya cuma segitu?

Eits... jangan salah. Kejadian konyol yang dialaminya Erika masih berlanjut. Besok paginya dengan bangga luar biasa dia membawa gedebok pisang itu, bak harta karun yang telah dicarinya dengan bersusah payah.

"Kau enggak buka grup WhatsApp, ya?"

"Loh, kenapa? Aku belum sempat baca pesan di grup."

"Bu Mega enggak masuk hari ini. Jadi, tugas gedebok diserahkan minggu depan."

Kebayang ada backsound petir menyambar-nyambar deh ketika membayangkan bagaimana Erika nanar menatap gedebok pisang kebanggaannya, yang diperoleh dengan perjuangan tiada banding itu. 

Maaf ya Erika, memang sangat mengibakan kejadian yang kaualami. Tapi asli bikin ketawa terbahak-bahak lho membaca rentetan kekonyolan tersebut. Duuhh... sampai sakit perut rasanya ketika selesai membaca tulisan Mba Marjul yang berjudul Gedebok Pisang ini.


Gimana, kalian mau juga kan baca kisah-kisah lucu di buku Bikin Ketawa ini? Selain kedua penggalan cerita di atas, masih ada lagi loh kejadian super lucu lainnya.

Ada Ayu yang menangis menjerit-jerit penuh drama ketika ditilang polisi. Bahkan pak polisinya sampai malu sendiri karena ditonton segitu banyak orang di jalan raya, akhirnya nggak jadi nilang.

Ada nyonya rumah yang disangka jadi bibi ART gara-gara menemui tamu dengan daster koyak nan lusuh.

Juga ada kebiasaan turun-temurun, mulai dari kakek hingga cucu, yang hobi banget masuk ke dalam mobil dengan melepas sandal. Alhasil selalu deh kehilangan sandal ketika sampai di tempat tujuan. πŸ˜‚πŸ˜‚

Mungkin memang bawaan santun khas orang sholih ya, masuk masjid kan pasti lepas sandal. Nah, terbawa-bawa deh tuh masuk mobil pun melakukan hal yang sama. Kocak abis deeehh....

Buruan order saja buku Bikin Ketawa ini ke Ibu Ibu Doyan Nulis yaa... bisa melalui akun instagram maupun facebook loh. Fast respond nih adminnya. 

Nah, kalau ingin mendapatkan buku keren ini secara gratis, ikutan aja giveaway di blog ini. Caranya super duper gampang ga pake pening tujuh hari tujuh malam. πŸ˜‰


Cara mengikuti giveaway:
  1. Komen di blog ini ya, ceritakan kejadian terlucu yang pernah kalian alami selama ini. Pilih saja yang kira-kira kalian enggak malu saat menceritakannya ya. 
  2. Follow instagram @ibuibudoyannulis dan @writeandread6224 (ini akun instagram saya khusus untuk buku dan kartu pos).
  3. Setelah yakin sudah komen di blog ini, langsung saja ke akun instagram @writeandread6224 yang ada postingan blog tour. Komen aja : DONE.
  4. Periode giveaway : 16 - 31 Maret 2021
Gampang banget kaaann caranya. Ntar bakalan dipilih 2 orang pemenang yang jawabannya paling lucu. Makanyaaa.. hayuk jawablah dengan serius.  *looh katanya lucu kok malah serius

Maksudnya ya serius alias beneran ngelucunya gitu... πŸ˜πŸ˜‚πŸ˜†

Okedeh, selamat berkomentar. Satu orang boleh kok komen berkali-kali di blog ini. Ntar komen DONE di instagramnya sesuai jumlah komen di blog ya. 

Selamat bergembira dengan memberikan komentarmu di blog ini yaaa.... Ingat, hati yang gembira itu meningkatkan imunitas tubuh lho. Makanya harus ikutan giveaway di blog ini. πŸ˜‰

Uniek Kaswarganti

Mom of two lovely kids, loves reading so much especially on fiction. She prefers listening Bobby Caldwell, Phil Collins, The Corrs and KLa Project while enjoying her loneliness.

120 comments:

  1. Masalah sandal nih aku juga ngalamin mbak...waktu masih di Bekasi, aku ajak mbak yang momong anakku,dia new comer di kota besar & bener2 orang desa pelosok...aku ajak lah nge-mall (skali skali lah biar ga jenuh di rmh mulu)... pas udh nympe dpn pintu mall, buka sendiri tuh pintunya, takjub lah si mbak ini...eee lhah kok sandalnya dilepas di dpn pintu td yg kebuka sendiri. Hadeh, dipikir mau masuk masjid kali ya. Hahaha... pas kutanya bilangnya lantainya bersih banget takut jd kotor klo sandal dia dipake 🀭

    ReplyDelete
  2. Joke paling lucu itu ya Joke Bapack Bapack...

    Beda generasi 😁

    ReplyDelete
  3. Kisah ini sudah terjadi berpuluh-puluh tahun yang lalu, saat saya masih kecil. Mbah Cublak, salah satu teman ayahku mengalami kecelakaan, jatuh dari pohon, kaki kirinya cedera dan harus dilakukan tindakan operasi. Di salah satu rumah sakit pusat di kota Solo Mbah Cublak dirawat. Begitu masuk ruang operasi Mbah Cublak biasa saja tak ada ekspresi khawatir di wajahnya, tetap tersenyum dan pasrah. Tindakan operasi pada waktu itu belum secanggih sekarang, prosedurnya juga masih sangat manual, pasien dibius total baru tindakan operasi dilakukan. Tiga jam berlalu , operasi selesai dan Mbah Cublak dipindahkan ke ruang rawat inap dengan kondisi yang belum sepenuhnya sadar. Keluarga mengelilinginya, menjaga dan mendoakan yang terbaik untuk Mbah Cublak. Tak seorangpun berani membuka selimut yang menutupi tubuhnya. Saat kesadaran Mbah Cublak sudah pulih sepenuhnya, dia mulai meraba kakinya, tapi betapa terkejutnya beliau karena yang diperban kaki kanannya, sedangkan kaki kirinya masih sulit digerakkan dan masih terasa nyeri. Dia minta keluarganya untuk menanyakan hal tersebut pada dokter, dan dokter bilang bahwa tindakan operasi sudah dilakukan terhadap kaki kanan Mbah Cublak bukan pada kaki kirinya. Wadidowwww.....kan yang cedera kaki kiri, kok yang dioperasi kaki kanan, gimana sih.....pak dokter. Mengetahui kesalahan tindakan ini Mbah Cublak jadi murka, umpatan bernada tinggi dengan untaian nama-nama binatang keluar semua dari mulut beliau ditujukan kepada dokter yang telah mengoperasinya. Setiap melihat sosok sang dokter Mbah Cublak akan meneriakkan umpatannya. Dokter pun trauma dengan kejadian ini apalagi kalau mendengar umpatan Mbah Cublak yang beraneka kata itu. Dia tidak berani lagi untuk melakukan tindakan operasi kaki kiri Mbah Cublak, bahkan sekedar melewati bangsal Mbah Cublak pun sebisa mungkin dihindarinya. Menurutku, parah sekali kejadian ini, kok bisa secara kasat mata kaki kiri yang sakit kok kaki kanan yang dioperasi. Saat bertemu Mbah Cublak bawaannya pengin ketawa, jangankan menyaksikan langkahnya baru melihat sandalnya yang ketebalan alasnya berbeda saja rasanya mulutku sudah ingin menganga tertawa. Ada-ada saja pak dokter, apa mungkin pas operasi oglangan (mati lampu) ya, jadi salah sasaran, ha...ha...ha...ups.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Duh iya ya. Sesalah salahnya dokter, tim rumah sakit pula masa iya salah operasi kaki. Bisa dipenjara dengan kasus malpraktek tuh hehehe...

      Delete
    2. Astaghfirullah ini malpraktik! Waduh gimana pula dokter bisa salah kanan-kiri?
      Mau ngajak tapi di sisi lain kasihan si pasien

      Delete
    3. bener mbak helena, ini malpraktik. atuh jauh banget kanan dan kiri. tentu kan bisa dilihat mana yang sakt mana yang normal

      Delete
  4. Saya juga punya kejadian lucu yang sampai sekarang masih ingat sekali. Di masa SMA saya terbilang anak yang tidak populer. Introvert. Singkat cerita, pasti rame kan jam pulang sekolah. Semuanya serentak keluar. Nah saya juga di tengah-tengah mereka. Lalu tiba-tiba ada yang sengaja menjegal kaki saya, alhasil badan saya seperti orang rukuk sambil menyeimbangkan badan agar tidak jatuh. Tetapi karena itu pula badan saya sulit dikendalikan. Akhirnya saya menyundul pantat laki-laki yang memang dia tinggi banget. Kalau berdiri dengan pria itu, saya sepinggangnya. Apalagi kalau posisi badan saya seperti orang rukuk dalam sholat. Ya pas se-pantat dia. Dan itu hal yang memalukan. Sampai sekarang saya tidak tahu siapa yang menjahili saya.

    ReplyDelete
  5. Buku ini baru baca reviewnya aja udah bikin aku ngakak-ngakak, gimana klo baca langsung semua ceritanya ya. Sepertinya beneran butuh buku ini deh aku buat ngendurin saraf yang sering tegang hahahaha

    Btw bahas kejadian lucu, aku jadi ingat sesuatu yang memalukan deh
    Jaman dulu waktu masih di kendari, saat hari raya kami biasa berkeliling ke rumah temanteman yang merayakan. Biasanya pulang sekolah, rame2 deh berkunjung dari rumah teman satu ke teman lainnya. Lebaran ke rumah temen muslim, natal ke yang Kristen, Nyepi ya teman-teman main ke rumah aku

    Kalau gak salah waktu itu Natal deh. Kami rame-rame ke rumah Ribka, salah satu teman kami yang natalan, Nah khan disajiin tuh kue kering dan aneka kacang2an. Nakalnya kami, suka ngantongin kue yang kami sukai. Ingat khan, seragam sekolah itu ada kantongnya di dada kiri. Nah, pas pulang, salaman sama mamanya temen, lalu kami semua memakai sepatu di teras. Namanya ngiket tali sepatu, otomatis nunduk dong.

    Dan duaaaaaar.....
    Kue-kue dan kacang dalam kantong berhamburan semuaaaaa

    Huaaaa jangan tanya malunyaaaaaa
    Rasanya kayak pengen langsung tenggelam aja di kutub utara hahahaha

    Aih, Nulis ini aja aku ngakak sendiri plus malu tentunya

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwkwk namanya juga anak2 ya mba, padahal kalau minta mungkin bakal di kasih ya hahahaa

      Delete
    2. kebayang Mbak Bayu malunya, kalau adegan di komedi tv. langsung freeze dan warna hitam putih kali ya mbak wkwk

      Delete
  6. Pas pandemi gini pas banget baca buku yang lucu dan bisa ngakak. Minimal melupakan kesedihan sesaat, biar semangat lagi menghadapi kehidupan. Itu Erika ya heroik banget sampe ga cek grup WA, wkwkwk. Aku tandain dulu ah, kali aja ada pengalaman lucu yang nampol banget buat diceritain. Jangan lupa tertawa dan bahagia ya Mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tertawa jadi salah satu obat awet muda, sekaligus obat menghalau galau. Jangan stres dengan kondisi jaman now, mending kita enjoy aja sambil baca buku lucu ini ya

      Delete
    2. Setuju banget.
      Dengan ketawa, semua beban dan masalah sehari-hari menjadi lebih ringan. Jauh-jauh dari pandangan buruk terhadap orang lain dan keadaan sulit.
      Semoga lebih bersemangat jalani hari.

      Delete
  7. Pernah sih Mbak akunya ngalamin kisah lucu tapi bikin gemes. Jadi ceritanya dulu pas zaman jadi reporter, saya pernah ngalamin masa belum punya motor. Nggak bisa nyetir motor juga. Walhasil mo minjem kan susah juga. Jadilah ke mana-mana naik angkot. One day pas naik angkot, cuma ada 2 penumpang. Saya duduk di belakang supirnya, sama ada satu bapak-bapak duduk di depan. Pas itu saya lagi konsen lihat hp, baca sms (zaman belum ada smart phone) dari redaktur tentang arahan harus liputan di mana dan ketemu siapa. Sempat nangkap sekilas kalau pak sopir sama penumpang di sebelahnya sedang ngomongin fenomena anak-anak yang suka bolos sekolah sebelum waktunya pulang. Eh tetiba, itu pak sopir ngebentak saya. Lha saya bingung dong salahnya apa. Katanya gini, "Iya kamu! Disekolahih orang tua kok malah jadi anak nggak bener. Waktunya sekolah ya sekolah!" Aduh Mbak, setengah nangis saya ngejawabnya. Antara kaget sama kesel dibilang anak sekolah tukang bolos. Saya jelasin lah kalau saya itu sedang kerja, jadi reporter, lagi liputan. Duh, pokoknya zaman dulu sering banget deh Mbak kena tuduhan masih anak-anak. Pernah juga ngotot-ngototan sampai ngeluarin KTP segala. Jadi, nggak selamanya lah awet muda itu membahagiakan. 😁

    ReplyDelete
  8. Wah sepertinya menarik isi bukunya mbak. Kalau ada uang wajib beli nih. Soalnya kalo ngandelin giveaway belum tentu dapat :D

    ReplyDelete
  9. Aduh saya ngakak baca cerita tentang gedebok pisang itu. Emanglah ya, anak-anak itu, kalau urusan tugas sering banget SKS. Asli ngerjain emaknya yang tunggang langgang nyiapin. Jadi PR nya untuk emak bukan anak.

    Pengalaman lucu saya bejibun Mbak Uniek. Tapi yang paling bikin melakukan itu waktu salah gandeng suami. Nyamber aja meluk lelaki dari belakang. Terjadinya sehabis ngantri tiket nonton. Bentuk fisik (tinggi dan ukuran badan) persis sama banget soalnya. Apalagi pas waktu itu bajunya mirip. Dan itu saya gak ngeh. Untung si Bapak paham. Selametnya itu lelaki masih bujangan. Coba kalau ada istrinya. Mungkin sudah dicakar-cakar dikira pelakor hahahahaha.

    ReplyDelete
  10. Kalau kejadian ini di salah satu minimart dekat rumah, saat anak saya masih umur 4 tahun , dan kebetulan sudah bisa membaca. Senang dong dia semua tulisan dibaca.
    Saat itu saya mengajak dia membeli yogurt , nah sebelum sampe kasir , itu Yogurt dipegang sama dia. Dibaca tulisannya. Yogurt ini mengandung bla bla bla gitu tulisannya.
    Terus dia nanya dong sama saya lho Ma , hamil dong Yogurtnya ;p. Kasirnya cuma senyum senyum aja, maklum ya anak kecil sih, jadi pemahaman kosakatanya masih terbatas.
    Jadi kalau beli Yogurt itu selalu ingat kejadian pas dia baca tulisan mengandung itu.

    ReplyDelete
  11. hmm apa ya kejadian lucu yg aku alami? oh iya, saat nonton pertandingan basket pas SMA, aku tu naksir sama salah satu pemainnya, nah pas pemainnya istirahat eh aku ditarik salah satu temenku, dy narik ke cowok yg kutaksir.
    Dia bilang "mas temenku pengen kenalan". duhh aq malu banget, mana mas nya bilang "uda kenal kok, kan dia sering nonton aku" duh itu smua orang ketawa, aku cuma meringis.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahahahha haduuh malu banget pastinya itu. Etapi, berarti dia notice dong yah kalo ditontonin terus.

      Delete
  12. Cerita lucu ... Hmm banyak.

    Suatu waktu pas main ke japan festival di Jakarta, tepatnya di Blok M Square.

    Kebiasaanku dari dulu kalau main ke jfest ya suka banget foto bareng sama cosplayer yang pakai kostum karakter anime kesukaanku. Salah satu karakternya,Batosai, dari anime Samurai X.

    Kebiasaan lainnya kalo ke jfest, aku juga ikutan co-street alias pakai kostum kasual khas anak jepang, bareng teman-teman.

    Apalagi dulu aku belum pakai kerudung jadi si rambut pirang kecoklatam aku sungguh terekspose. Mirip bule asia.

    Pas giliranku mau foto bareng, si cosplayer berpakaian Batosai ini bisik-bisik ke temanku.

    "Mba, doi bahasanya enggres apa jepang?"

    Habis foto aku nggak ngucap terima kasih, tapi ngebungkuk sebagai gantinya.

    Nggak lama si Batosai nyeketuk "akhirnya gue foto bareng bule dong", bangga gitu.

    Lalu kubilang, " Makasih ya."

    Dan si Batosai melongo.

    IG : @bacha.santai

    ReplyDelete
  13. aku paling gak bisa nahan ketawa kalo ada joke bapak-bapak yang super receh tapi lucu gimana dong hahaha..apalagi joke bapak-bapak receh yang ada di acara tonight show

    ReplyDelete
  14. Harus ikutan nih. Bentar Mak, inget-inget pengalaman lucu dulu yak, nanti siap ikut kuisnya. Aku penggemar buku-buku lucu

    ReplyDelete
  15. Waktu habis mudik dari Surabaya naik kereta api ke Jakarta. Saya hampir saja ketinggalan kereta. Tahu sendiri momen paska lebaran kan kalau ketinggalan kereta dan harus beli tiket baru bisa menguras dompet. Untunglah pas naik terus kereta berangkat. Saya cari gerbong 5 nomer duduk 1C. Eh, ada seorang kakek di kursi saya. Hhhmmm, pasti nih Kakek cari yang dekat pintu. Saya protes dong. Posisi saya di depan dan tentu bisa dilihat semua penumpang di gerbong itu. Akhirnya si kakek mengeluarkan tiket dan menunjukkan ke laki-laki muda di sebelahnya. Terus laki-laki muda itu meminta tiket saya. Ternyata.... Saya harusnya gerbong 3!!! Waduh mana dilihat banyak orang, dan solusi jitu adalah lariiii.... Pas sampai di kursi yang benar jadi merasa bersalah sama si kakek. Sampai sekarang belum lupa. Maafkan saya ya, Kakek.

    ReplyDelete
  16. Kejadian masa kecil ya? Pernah tuh aku salah meluk orang. Jadi kan aku waktu kecil emang pecicilan tuh, suka meluk bapak, pas di mall nih dengan gagah berani aku peluk pria di depanku. Eh tiba-tiba kulihat bapak jalan di samping, langsung kulepas pelukanku dan ternyata yang kupeluk om-om entah siapa. Langsung deh itu malunya astaga....

    IG: @m_rifqi_s

    ReplyDelete
  17. Jadi pengen punya bukunya, Mbak. Dari tadi mikirin cerita lucu yang pernah kualami, biar bisa ikut give away. Tapi...pengalaman lucuku garing Kabeh, mbak.πŸ˜„

    ReplyDelete
  18. Erikaaaa! Sukses bikin aku yang bete hari ini gegara AC mati dan udara puanaaassss jadi senyum senyum manis.

    Kujadi inget,
    dulu waktu SD kelas 3 kan ada pelajaran Pramuka. Kami dibagi tugas jadi beberapa kelompok. Ada yang bikin sayur sop, ada yang memilih membuat goreng tempe mendoan, ada yang buat agar-agar santan, ada yang kebagian bawa buah, dan aku memimpin temen-temen bikin nasi goreng.

    Kami merasa senang dengan pilihan menu masing-masing. Dari rumah juga sudah bagi tugas. Aku kebagian bawa beras, dan kecap manis. Temanku yang rumahnya dekat, bawa kompor (waktu itu tentu saja kompor minyak tanah, belum ada kompor gas) ada yang membawa bumbu dapur dan teman-teman lain membawa peralatan makan.

    Sampai di sekolah masih pagi sekali. Langsung siap-siap, yang sebagian masak di halaman sekolah, yang sebagian menata taplak meja, gelas dan piring makan di kelas.

    Dan kami semua ternyata belum pernah ada yang membuat nasi goreng sendiri. Jadi dengan percaya diri, kami panaskan wajan di kompor, diisi minyak goreng banyak-banyak, lalu... beras yang kubawa dicemplungkan ke minyak, lalu apinya digedein, kami osreng-osreng sampai lama, eeh lah kok jadi item nasinya? Bukannya mateng, "nasi"nya masih keras dan gosong!

    Udah panik, semua sudah berkaca-kaca matanya.. beras yang dibawa tak bersisa, sementara masakan temen lain udah hampir siap semua!

    Akhirnya temenku lari ke rumahnya (untung dekat banget, hanya di luar halaman sekolah) dan kami pinjam nasi putih dari mamahnya. Sialnya, mamahnya Usna -temenku itu- hanya masak sedikit, jadi kami memberanikan diri meminjam nasi ke... Kepala Sekolah yang rumahnya persis di sebelah rumah Usna.

    Pada saat upacara,
    Kepala Sekolah yang juga Kakak Pembina memuji usaha kami semua, sambil senyum-senyum melirik ke regu kami. Aku sebagai pemimpin regu paling depan,
    rasanya pingin sekali berubah jadi Sailor Moon, terus terbang ke bulan!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Astagaaaaa
      Cerita ini paling koplak, mau bikin nasi goreng jadinya beras hanguuuus hahahaha
      Asli aku ngakak bayangin situasinya
      Tapi salutlah, akalnya jalan ya wlopun harus minta nasi ke rumah kepala sekolah hahahahaha

      Delete
  19. Aduuh..cerita yg man yaa...buanyaak sih.. Salah satunya cerita mbak2 yg bersih2 di kantor. Sore itu dia cerita kalau agak takut bersihkan ruang Pak Kepala. Lho, kenapa mbak? tanyaku. Kemarkn malam ada yg gangguin, jawabnya. Saat dia bersih2, ada suara 'psst..psst..' trus 'makbreng' ada baj wangii.. Hii, dia lari deh. Haah..apa iya?? Aku penasaran, tapi sepertinya ada yang aneh. Mumpung sepi, kuajak saja sore itu dia masuk ke ruang kepala. Meski takut akhirnya dia mau masuk. Tak lama kami di dalam, tiba2 terdengar suara itu..pssst2..dan memang setelah itu aroma wangi menggoda penciuman kami. Dia langsung lari keluar..kukejar laah, sambil teriak : Mbaak, itu kan bunyi pengharum ruangan yg baru dipasang Bag.Umum.. 🀣🀣🀣

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwkwk koplak nih.. Tapi emang bener sih.. suara cesss cesss dari pewangi ruangan itu suka bikin kaget yak.. haha.. Sprti ada makhluk lain yang berulah gitu...

      Delete
    2. Bhuahahaa...setuju.
      Ini kalau gak biasa emang suka bikin merinding siih.. Apalagi yaa, pilih wanginya yang mengundang kecurigaan. Kaya wangi melati...hihhh~ SEREM.

      Delete
    3. Ngakak aku ngebayanginnya ya ampun itu si Mba sampe sebegitu takutnya gegara suara pssttt psssttt sama keluar bau wangi.

      Delete
    4. Hahahaaa kocak. Mungkin karna emang nggak banyak yang ngeh ya mba ada pengharum ruangan seperti ituuu

      Delete
  20. Alhamdulillah pagi pagi dah dibuat ketawa sama postingan Mbak Uniek mpe nahan ketawa takut dimarahin anak-anak, karena ketawa di dini hari, ini yang dingin tapi gak konyol-lah, meski ngeringkuk di bawah AC, karena kedinginan

    Kebyang dong, suara petir menyambar dan eskpresi kaget plus nanar karena gedebog pisangnya menjaid terlunta lunta tuhm ya amnpun ini asli parah deeeh ngenesnya.

    Pas banget nih tema bukunya membantu para emak seperti aku untuk ketawa lepas gak ada tedeng aling aling.

    ReplyDelete
  21. Pernah kejadian pas dikantor lama, sepatuku di luar. Ada tamu. Dan pas tamu keluar, dia nyeletuk "duh anak kecil siapa nih sepatunya ada disini?. TRus aku blang, kalau itu sepatuku. Langsung teman ketawa, aku ya ketawa walau tamunya nyengir malu :D)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya Allah kak hahaha saking imutnya kali ya sepatunya disangka punya anak kecil.

      Delete
  22. Terlalu baik yaa buka sandal πŸ˜‚πŸ˜‚
    Itu lucu banget.. buku kayak gini bikin humor yg cerdas. Bukan yg lucu tanda kutip. Aku suka yg giniii 😍

    ReplyDelete
  23. haha ngakak baca yang gedebog pisang itu. Emang ya anak-anak ini kalo ada tugas bawa ini itu sukanya h-1 baru bilang ke ortunya. Anakku juga sering begitu pas SD dulu, paling riweuh tuh saat diminta bawa kendi, tugas sudah seminggu lalu, baru bilang h-1, sore hari pula. Udah deh mamanya kalang kabut keluar masuk pasar cari kendi, nggak ada yg jual. Kalaupun ada yg jual itu stoknya sudah habis atau tutup. Sampai2 mertuaku(tempat tinggalnya beda) ikutan cari juga subuh-subuh esok harinya di pasar dekat rumahnya, syukurlah ada 1 yg jualan. Jadi pagi2 sebelum ke sekolah, mampir dulu ambil kendinya di rumah mamer. Rempong yaa :D

    ReplyDelete
  24. Salah satu momen terlucu (baca : ter-awkward) adalah saat Suamiku yang saat itu masih jadi calon suami pertama kali datang ke Garut (kota tercintaku). Karena do'i Anak Betawi, tentu gak terlalu ngerti bahasa Sunda.

    Kebetulan saat itu hari Jum'at dan waktu sudah siang artinya bentar lagi saatnya Sholat Jum'at. Bapakku trus nanya dengan polosnya ke do'i, "Mau ke jaman dulu A?", sontaklah do'i kaget, dalam hahtinya mungkin bingung ya "ngapain gue disuruh ke jaman dulu? lagian gimana caranya, pake mesin waktu? kayak di felem-felem aja". Bapak masih keukeuh dooong, "gimana A mau ke Jaman dulu?, biar nanti gak usah wudhu lagi di Mesjidnya". Do'i makin bingung tapi kali ini nengok ke arahku dan dahinya mengernyit tanda minta bantuan.

    Aku yang lagi fokus ke HP langsung ngeuh, dan dengan gesit membaca situasi, barulah disitu aku ngakak sambil coba jelasin, "oalaaah.. itu maksud Bapak jaman itu maksudnya jamban/toilet/kamar mandi, kalau Sunda tuh kadang penyebutannya ada huruf yang dihilangkan kayak Jamban jadinya Jaman, Cau (pisang) Ambon jadi Pisang Amon, dll. Jadi dari tadi Bapak nanya mau ke Kamar Mandi dulu gak buat wudhu (supaya nanti di Mesjid gak usah wudhu lagi), begituuuu, hahaha".

    Kemudian setelah ngakak bersama, mereka pun bersiap bersama dan bergegas ke Mesjid yang gak jauh dari Rumah.

    ReplyDelete
  25. Mba Unieee, aku ngakak guling2 baca review-buku ini dan semakin ngakaakkk ga jelas gegara baca komen2nya :)))
    aduhaaiii ini saiki perutku mules dah, kebanyakan ketawa :D

    ReplyDelete
  26. Ya ampuuun. Kelucuan khas ibu ibu banget ya.Anakku juga sukanya inget apa yang mau dibawa keesokan paginya. Alhasil harus pakai jalan ninja untuk bisa mendapatkan tugas hari itu. Lucu sih, tapi jelas gak bisa ketawa saat kejadian sedang berlangsung. yang ada gondoknya doang hahahha

    ReplyDelete
  27. Hahaha iya aku ngokok banget ceritanya Mbak Marie ini sudahlah susah malam-malam cari gedebok pisang eh malah nggak jadi dikumpulkan, mau nangis nggak siih. ..

    ReplyDelete
  28. Kejadian paling ngakak di hidupku waktu SMP atau SD gitu. Dirumah cuma ada aku sama kakakku (cowok semua). Tiba2 ads suara org ngetuk pintu. Blm dibukain lha kok nyelonong masuk. Aku manggil kakak keduaku. Eh pas dideketin ternyata si tamu berhijab itu adalah kakak pertamaku yg iseng, pake baju dan kerudungku. Hadeeeh beginilah pny kakak cowok kurang kerjaan πŸ˜…

    ReplyDelete
  29. Buku resep awet muda ini mah. Soalnya kan banyak yg bilang biar awet muda itu kudu banyak tertawa. Nah ini bukannya resep awet muda juga toh ini bukunya? Hehehe

    ReplyDelete
  30. Baca review-nya aja udah bikin ngakak terutama bagian dikira pembantu karena nemuin tamu pakai daster lusuh. Aku pernah dong... Wkwkwkwk

    Lanjut ikut GA-nya ya Mbak...

    Kejadian yang lucu banget waktu aku SMA. Waktu itu bareng temen habis ikut lomba di sekolah yang lokasinya lumayan jauh. Pulangnya pisah sama Pak Guru yang nemenin di kota. Kami ber-5 (3 cewek, 2 cowok) jalan di trotoar menuju terminal angkot. Tiba-tiba papasan sama orang trus dia mau nyolek-nyolek pipi sambil bilang, "Sayang... Kamu ko ninggalin aku... Kenapa? Jangan gitu dong, Sayang."

    Awalnya kami bertiga tenang aja, eh lama-lama dia makin agresif mau nyolek-nyolek terus malah lari ngejar.
    Whaaaa....! Kami bertiga lari, mana itu di jalan yang sepi, nggak banyak orang lewat. lari terbirit-birit pakai rok seragam sekolah! Keselnya, 2 teman cowok malah ketawa-ketawa lihat kami, nggak bantuin.

    Besoknya, ketemu di sekolah nggak pakai ngomong-ngomong langsung ngakak bareng. πŸ˜†πŸ˜†

    ReplyDelete
  31. Suka deh bantu menyeleksi cerita lucu dalam buku ini jadi bisa baca duluan kisah-kisahnya.. pengen bikin buku antologi cerita lucu lagi.

    ReplyDelete
  32. Cara ketawa a la digital ini sik.
    Dan iya, sepakat tentang anak-anak selalu bisa jadi sumber kelucuan.
    Di mereka apa adanya, di kita yang tua, ada apanya ... Hihihihi

    ReplyDelete
  33. Iya ih baru beberapa penggalan percakapan aja bikin ketawa nih ceritanya. Duuh jadi pengen punya nih bukunya.

    ReplyDelete
  34. Soal gedebog pisang itu aku pernah ngalami. Antara horor tapi bikin ngakak. Kejadian jaman kuliah dan ngikutin pendadaran Menwa. Malam terakhir itu kami diminta jalan dari pos 1 menuju pos 5. Tiap pos ada tugas yang harus dipenuhi dan harus berurutan karena tugasnya ada hubungan dari masing-masing pos. Mendadak di pos ke-4 masuk area pemakaman. Tugas terlihat diletakkan di pocongan. Antara takut dan nekad sih, aku ngambil selembar tugas itu dengan mendorong si pocongnya. Kirain kan dari gedebok pisang, eh mendadak pocongnya teriak mengaduh. Aku lari karena takut kena hukuman abis dorong kakak pembina, wkwkwkkk

    ReplyDelete
  35. Kepengen banget bisa baca buku ini. Udha lama deh aku gak baca buku-buku lucu begini. Nanti balik lagi ke sini ah buat ikutan Blogtournya. Mau nginget-ngonget dulu cerita lucunya. Biar bisa menang :D

    ReplyDelete
  36. Wkkw. Ngakak bacanya nih. Kalo kejadian lucu hidup aku apa ya. Banyak sih sampe bingung. Bentar inget2.

    Oya, dulu pernah keausan. Trus bingung nyari botol minum di kelas. Semua temen ditanyain. Sampe yg sering minjem dituduh2. Tyt botolnya sitangan sendiri..

    ReplyDelete
  37. Hahhaaa, terakhir ngakak lepas barusan inii, lagi kongkow sambil ngakak ga jelas ngetawain diri sendiri. Ngakak karena masih mencintai hidup ngedrama dan pemain sinetron di dunia ini biar dapet piala citra, wakakkaka *ketabook
    Makin ngakak baca buku ini jugaa, atulaah jadi tambah penasaran baca buku pullnya.

    ReplyDelete
  38. Gedebok!! Wkwkwk ada ada aja ya ceritanya. Ini keren banget sih yang punya ide bikin buku yang lain daripada lain. Jadi penasaran sama bukunyaa

    ReplyDelete
  39. Dari covernya aja dah keliatan nih kalo bukunya seru dengan banyak cerita lucu. Kayanya aku juga perlu buku ini buat ngisi waktu dan juga buat bikin ketawa nih..

    Jadi inget juga salah satu momen terngakak waktu mau beli roti di tukang roti dan lagi wa suami nanya dia mau roti rasa apa. Malah kemudian manggil abangnya dengan "Yang, aku mau roti coklatnya satu ya". Malu bener abis itu. Wkwkwkw

    ReplyDelete
    Replies
    1. done ikutan jugaaa.. semoga aku beruntuuungggg.. hihi

      Delete
  40. saya menghabiskan waktu setengah jam buat membaca postingan ini, plus komentar2nya wkwwkk aku senyum2 bahkan sesekali ngakak sendiri bacanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yihahahhaa... Bikin ngakak maksimal, apalagi yang pak polisi ga jadi nilang gegara jejeritan tuh Wakkakakaka
      Emang yaaaa lucuu.
      Ini buku resep awet muda dan olah raga mulut

      Delete
  41. Cerita erika dan balada kedebong pisang mah bukannya lucu, Mbaaa.. sebel banget gurunya nge wa mendadak malam, kalau ternyata ada pengunduran. Guu tak berperasaan hiks..😁😁

    ReplyDelete
  42. Untung belum alami seperti mba Erika cari gedebong pisan malam2 wkwkwk yakin antara kesel tapi tetp aja ya dipenuhin mau gmn lagi support anak sih yah

    ReplyDelete
  43. Kejadian lucu dalam hidupku...
    Sekaligus menyebalkan sebenarnya.

    Saat itu, aku dan masku sedang di mall, biasa...kalau Ibu dan aku lagi di mall memilih baju kan kudu teliti yaa...dari mulai ukuran sampai warna. Gak jarang juga daripada kelamaan, kita milih baju dengan model yang sama hanya beda warna.

    Saking capeknya masku ngawal adik sama Ibunya belanja, pada suatu hari ia mengajakku bermain.

    "Dek liat dek... ada bebek kecil."

    "Bebek opo see...??", jawabku.

    Namanya ditunjukkin sama mas, ya aku pegang-pegang lah yaa...."benda yang dimaksud bebek kecil" itu.

    Terus dia tergelak-gelak. Aku heran....apa siih?
    Akhirnya dia ngaku kalo "bebek" yand dimaksud adalah upilnya.

    Iiiiiiiiihhhh....KEZEL abiiss.

    ReplyDelete
  44. Wah seru nih jadi pengen ikutan tapi harus aku konsep dulu nulisnya hehe... aku masih kesulitan membuat cerita jadi lucu seprti kenyataannya yang memang lucu.

    ReplyDelete
  45. Wkwkwkwkwkw
    Baru baca 1 cerita aja sudah bikin se-happy ini, aku jd pengin punya bukunyaaa. Buku bikin ketawa ini kalau diibaratkan seperti obat bagi yg sedang badmood, PMS, hingga yg galau gundah gulana.

    Eemmm...mbak Uniek pernah nggak salam kirim pesan ke dosen? Aku pernah, mbaaaakkk. Dan yang lebih maknyonyor lagi, isi pesanku tu begini, "Pak, pesan Aqua galon 1 ke kos sumber sari no. XX atas nama Inda ya, Pak. Matur nuwun".

    Nggak lama, pesanku itu dibalas dan isinya begini, "Iya, Mbak"

    Sontak aku ngerasa ada yang aneh dengan pesan balasan pak galon. Karena, biasanya, pak galon cuma balas begini, "Ok". La ini koq tumben gitu.

    Aku cek cek cek cek, ternyata aku salah kirim pesan doonkkkk. Bukan ke pak galon melainkan mengirim pesan ke dosen. Dududududu...
    Maluuuu sungguh aku maluuu.

    Waktu aku tau salah kirim, langsung kaget donk. Bisa-bisanya jariku kebablasan gulir sampai ke nomor kontak dosen yg letaknya memang pas di bagian bawah nomor kontak pak galon.

    Ya ampuuunnn kalau aku inget itu, auto ngguya ngguyu sendiri akuuu. Hahayy

    Semoga ceritaku ini, bisa bikin senyum atau bahkan tawa terbingkai di wajah mbak Uniek dan pembaca blogpost mbak uniek. Aamiin.

    Jadi kebetulan, di atas nomor kontak dosenku itu adalah nomor bapak galon. Nah, waktu itu aku mau kirim pesan ke bapak galon utk nganterin galon ke kos. Pesanku kira


    ReplyDelete
  46. Aku udah ketawa baca cuplikan cerita Erika dan gedebog pisang. Jadi pengen baca bukunya full nih mbak pasti bisa jadi hiburan tersendiri di tengah pandemi. 😁

    ReplyDelete
  47. Aduh, bingung sebenernya dengan ceritaku yang bikin ketawa. Banyak banget soalnya. Malah kalo dipikir-pikir, hidup aku memang kayak lawak. Pasti ada Sisi bikin ketawanya. Tapi demi bisa dapet buku ini, aku nanti mau cerita yang bikin ngakak deh. Tunggu ya. Wkwkwkk

    ReplyDelete
  48. ooh baru tau aku mba ini dari IIDN yaa.. kalau aku kejadian lucu yang baru2 ini, baru aja kejadian tadi pagi, liat suami makan saos sambel kaan, tapi ternyata udah ada jamurnya di tutupnya. bukan karena kadaluarsa, tapi suami suka iseng nyimpennya di tempat yang salah dan gak ditutup rapet .

    ReplyDelete
  49. ya ampun lucu banget yaa aduh jadi ngikik ngikik sendiri,

    hmm kira kira apa ya yang masih bikin aku malu sampai hari ini?

    ah iya, waktu itu, aku baru jadi pengantin baru. tinggal sama keluarga suami. masih bolak balik sih, ke rumah ibuku dan ke rumah mertua. terus pada suatu hari, aku ikut masak dong bareng bu mertua. masak ayam disup, nah aku beagian membersihkan daging ayam dan diminta untuk membereskan ampela ayam. jujur aku masak ampela ayam baru hari itu. dan waktu itu kan belum ada google yaa, tahun 2001 heuheu jadi beneran by insting aja. mana gak bisa nanya ke nenek apalagi ke ibuku karena ibu dah tiada. jadilah aku masak aja dengan tenang itu ampela setelah dicuci bersih. aku rebus sesuai permintaan. dan apa yang terjadi?

    Suami: Neng, ampelanya mana?
    aku: itu udah direbus.
    Suami: liat panci. udah dibersihini isinya?
    aku: ha? isinya? maksudnya?
    Suami: langsung angkat panci dan buang air dipanci, direndem di air dingin dan ngebelek itu ampela. ini say, kudu dibersihin dulu isinya, baru dimasak.
    aku: ohhh ... (sambil pengen muntah heuheu tau kan isi ampela apaan hihihi)

    dari situ, aku diledekin terus sama pak suami, soal ampela beneran bikin sensi, untung gak diceritain ke ibu

    ReplyDelete
  50. Hmm, apa ya cerita lucuku zaman kecil, agak ngenes sebenarnya. Jadi ceritanya aku lagi makan cemilan mirip2 genji crakers cokelat gitu yg ada salut cokelatnya buanyak. Nah, tiba2 tuh cokelat jatuh ke lantai. Aku kan sayang ya, cokelat ada jatuh dikit ya kuambil lagi. Nah, aku ambil tuh cokelat dari lantai, eh kok pas kumakan rasanya pahit giys6πŸ˜‚ternyata yg kumakan adalah.. Eng.. Ing.. Eng.. Ternyata itu eek cicak😱🀭 antara lucu dan ngenes, kan. Hiks

    ReplyDelete
  51. Aku ada banget nih cerita lucu. Kejadiannya pas di Irak beberapa tahun yang lalu. Waktu itu aku lagi nganterin IΓ‘m mau trial ke tempat day care, naik taksi. Kubawa Shaki sekalian kan, jadi bertigaan aja soalnya suami kerja. Di taksi, sopirnya nanya, "Kamu dari mana? Lucu banget anak2nya. Ibunya kerja, ya?"

    Aku yang kayak: WHATT?!! Gue emaknyaaaa! EMAKNYAAA!!

    Besokannya aku langsung belajar dandan biar ga dikira bawa anak majikan --_____--

    ReplyDelete
  52. Perlu ditiru nih ditiru cara Ayu jerit-jeritan pas ditilang wkwkw. Hiburan pas bete dan suntuk di rumah.

    ReplyDelete
  53. Entah ini kejadian lucu atau apa ya tapi saya sering banget abisa dari mini market malah naik motor orang yang sama dengan motor saya. Pernah keukeuuhhh koncinya ga masuk2 sampe kesel ehh ga taunya malah salah motor hahaha.

    ReplyDelete
  54. Wah aku jadi pengen cerita juga nih. Entah tahun berapa kejadiannya. Saat itu, kami harus ikut pelatihan di Bogor. Harus chek in malam-malam. Bingung dong aku tuh. Untung teman diantar oleh suaminya. Jadilah, kami berombongan. Tiba di hotel, kok sepi bangets? Ternyata, harusnya besok siang jam 12. Belum selesai derita kami. Karena bawa uang pas-pasan,kami memutuskan cari penginapan yang lebih murah. Sudah muter-muter. Dapatlah tuh penginapan sesuai kantong. Tempatnya enak dan bersih. Lumayan buat semalam. Karena sudah karut malam, kami pun tertidur. Tiba-tiba terjadi goncangan hebat. Spontan kami bertiga terbangun dan cepat-cepat keluar kamar. Gempa... Gempa... Gempa... Teriakku panik. Saat petugas penginapan datang, dengan santainya dia berkata,"Bukan gempa, Neng. Itu mah truk lewat. Biasa goyang, kalau truk lewat di sini mah."
    Hadoooh... Berjuta rasanya.keterkejutan kami diakhiri ngakak bersama πŸ˜†

    ReplyDelete
  55. Wah aku jadi pengen cerita juga nih. Entah tahun berapa kejadiannya. Saat itu, kami harus ikut pelatihan di Bogor. Harus chek in malam-malam. Bingung dong aku tuh. Untung teman diantar oleh suaminya. Jadilah, kami berombongan. Tiba di hotel, kok sepi bangets? Ternyata, harusnya besok siang jam 12. Belum selesai derita kami. Karena bawa uang pas-pasan,kami memutuskan cari penginapan yang lebih murah. Sudah muter-muter. Dapatlah tuh penginapan sesuai kantong. Tempatnya enak dan bersih. Lumayan buat semalam. Karena sudah karut malam, kami pun tertidur. Tiba-tiba terjadi goncangan hebat. Spontan kami bertiga terbangun dan cepat-cepat keluar kamar. Gempa... Gempa... Gempa... Teriakku panik. Saat petugas penginapan datang, dengan santainya dia berkata,"Bukan gempa, Neng. Itu mah truk lewat. Biasa goyang, kalau truk lewat di sini mah."
    Hadoooh... Berjuta rasanya.keterkejutan kami diakhiri ngakak bersama πŸ˜†

    ReplyDelete
  56. Kejadian lucu ya? Hmmm... Apa ya...

    Kejadiannya baru bulan Desember lalu, waktu aku pulang ke rumah orangtua di Padang. Aku janjian ketemu sama teman di sebuah mall di sana, nyetir mobil sendiri dan parkir di basement. Pas mau pulang, aku jalan ke parkiran, lalu lupa parkir mobilnya di sebelah mana. Aku jalan memutari area parkir yang lumayan gede itu sambil berkali2 pencet remote alarm mobil. Sebenarnya berkali2 itu juga aku dengar suara alarm mobil tapi gak nemu mobilnya di mana.

    Aku gagal fokus kali ya waktu itu. Tau gak mobil yang aku cari ada mobil kecil butut warna putih yang ada di rumah Jakarta. Sementara saat itu aku bawa mobil orang tua warna hitam gede. Mobil itu terparkir cantik persis di depan pintu masuk. Kesal sekali, nyari mobil warna putih sampai celingak-celinguk kaya orang bego gak akan nemu sampai besok pagi. Kan mobil yang dibawa mobil berwarna hitam
    Sekian. :)

    ReplyDelete
  57. Kejadian lucu yang daku alami ada sih, tapi malu buat diceritakan apalagi di publish haha, maunya dapat buku nya aja, laahh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Heheh...ceritain cerita lucu orang lain juga boleh, yaa kan kak Uniek.
      Tapi yang penting teteup....mau bukunya.

      Delete
  58. Cerita yang gedebok pisang ingetin sama jaman SD dulu, inget bahan prakarya buat besok pas malem hari sebelumnya. Sukses diomelin mama eh besoknya gurunya ga masuk 😬

    ReplyDelete
  59. Masih suka ga habis fikir sama anak-anak yg bilang ada tugas pas udah malem mau tidur πŸ˜‚. Kenapa ga bilang dari siang/sore nak kenapaaa?πŸ˜‚. Emakmu ga punya kantong doraemon nakkk hihii

    ReplyDelete
  60. mbaaaak, aku bahagia di atas penderitaan orang lain baca ulasan Bikin Ketawa plus scrolling komentar di sini. Ya Allah ... kocak banget deh yang gedebok pisang! Seru juga cerita-cerita kocak para komentator.

    ReplyDelete
  61. Siang menjelang sore itu saya memenuhi jadwal mengajar di kampus, di kelas para karyawan. Dari yang usianya lebih muda dari saya hingga yang sudah setengah abad juga ada. Waktu itu saya diamanahi membawakan mata kuliah Hukum Pajak. Begitu saya memasuki kelas, semua mata memandang ke arah saya. Memerhatikan segala gerak-gerik yang saya buat, termasuk saat menghidupkan proyektor.

    Proses transfer materi berjalan dengan lancar, saya memulai satu SKS pertama dengan metode ceramah. Biasanya jam kedua saya manfaatkan dengan metode interaktif, tanya jawab. Baik dilempar ke mahasiswa lainnya maupun saya jawab sendiri.

    Selain ada proyektor, di belakang saya berdiri ada whiteboard yang komplit disediakan bersama spidol dan penghapusnya. Biasanya digunakan saat akan menjelaskan suatu topik bahasan yang dirasa agak rumit, maka mesti dibuatkan ilustrasinya di papan. Atau istilah yang baru agar mahasiswa tidak keliru mengejanya.

    Nah, karena keasyikan menerangkan, saya sampai tidak sadar bahwa batas whiteboard sudah lewat dan saya mencorat-coret dinding! Kebetulan cat dindingnya sama-sama warna putih pula, dan kayu pembatas whiteboard-nya supertipis. Kejadian itu begitu cepatnya sampai saya akhirnya sadar ketika para mahasiswa tertawa tetapi seperti tertahan.

    Hihihi… hihihi… seorang mahasiswi mencoba menyembunyikan tawanya dengan menutup mulut dengan tangan. Namun jelas sekali tawanya saya dengar.

    “Ada apa ya, kenapa kalian tertawa?" Tanya saya polos.

    “Hehehe… emm… anu Bu…itu” tunjuk seorang mahasiswa yang duduk di seberangnya.

    Saya pun spontan mengikuti arah telunjuknya. Dan ya ampun… benar saja, spidol saya telah meninggalkan bekas berupa tulisan-tulisan yang merupakan sambungan dari whiteboard di sebelahnya. Saya menulisi dinding saat kuliah, ahahaha!

    ReplyDelete
  62. Saya udah baca buku Bikin Ketawa ini. Cerita-ceritanya sederhana tapi asli bikin ngakak. Sampai nggak kepikiran oh ternyata cerita seperti ini kalau diolah apik bisa jadi kisah yang lucu yaaa. Keren deh penulis-penulisnya.

    ReplyDelete
  63. Lucu ya cerita Ayu jejeritan pas ditilang ampe pak Pol ga jadi nilang hihi baiasa lah cie=wi ga pernah salah etapi jangan ditiru ya kalau salah ya hrs mau ditilang heheh

    ReplyDelete
  64. Wah bukunya wajib banget punya nih ...jadi kalau hati gundah gulana bisa ketawa ya mbak

    ReplyDelete
  65. Nahan tawa baca review Mbak Uniek ... ah ketawa saja deh hahahaha.
    Lucu-lucu ya ... baru sedikit diulas saja sudah lucu begini, apalagi kalo baca seisi bukunya :D

    ReplyDelete
  66. Dulu aku suka baca cerita lucu ala Hilman dan Boim. Kalau buku bikin ketawa ini beda versi lebih ke joke ibu-ibu ya. Ahaha. Lucu, sederhana dan ringan.

    ReplyDelete
  67. Jujur seneng banget bisa ketemu blog buku dan IG berisi buku-buku. Hihi. Salam kenal, ya, Mbak. :D

    ReplyDelete
  68. kalau aku suka nulis cerita lucu tentang anak-anak di blog atau instagram, emang deh anak2 yg suka absurd bikin ngakak tuh

    ReplyDelete
  69. Cerita lucu? Punya dong, tapi mungkin lebih tepatnya memalukan. Geli juga kalau mengingatnya. Pas masih di kuliah, malam-malam aku meluncur ke toko jam dekat Perpus wilayah Jateng. Butuh jam tangan karena yang lama udah ga bisa dipakai. Penting banget buat ngajar. Trus sampe sana lihat jam yang cocok, langsunglah kuminta petugas untuk mengambil biar bisa kucoba. Ternyata strap kepanjangan dan kuminta dia memotong satu rantai. Pas udah mau bayar, ternyata aku salah lihat harga karena angka menghadap ke pelayan, jadi aku bacanya terbalik. Kirain 21.000 ternyata 210.000. Aku minta maaf dan mukaku kek hilang, trus genjot sepeda pit ke kosan. Lama buat melupakan haha...

    ReplyDelete
  70. yampuuunn, makin penasaran dengan buku ini Mbak. Sejak lihat Mbak Rani R Tyas suka pasang jadi WA Storynyaa ku udah jatuh cinta ingin meminang buku ini.
    itu yang gedebok pisang asli bikin gemmesss banget deh si Erika.

    ReplyDelete
  71. AKu kayaknya harus punya bukunya, beberapa waktu terakhir susah ngakak nih..duh. Banyak hal ringan yang bisa kita tertawakan ya. Dan IIDN merangkumnya dalam sebuah buku. Keren!

    ReplyDelete
  72. Udah jarang banget bahkan terakhir masa sekolah buat baca buku sejenis ini. Jadi pengen baca lagi.

    ReplyDelete
  73. Anak2 tuh memang pelawak nomor wahid, ya.
    Pake daster lusuh biar dikira ART itu juga jurus bundaku buat ngusir tamu tak diundang hahaha..

    ReplyDelete
  74. Gak bisa sebentar nih bacanya, sayang ulasan pengunjung lain terlewatkan untuk dibaca, nanti aku kembali untuk membaca kesemuanya, simpan dulu ah

    ReplyDelete
  75. Cerita2 dalam bukunya lucu-lucu. Duh beneran bagus nih untuk merilekskan pikiran yang penuh energi negatif karena kelelahan bekerja. Mau baca bukunya juga ah.

    ReplyDelete
  76. duh apa yaaa cerita lucunya, hahha
    kok aku bingung mikirnya
    hmmm yang mana ya
    duh bingung aku, hahha

    btw semoga lancar ya GA-nya mbak

    ReplyDelete
  77. Kebiasaan burukku tuh, kalau baca yang lucu-lucu malah nggak ketawa. Harusnya ada yang bacain. Harus ngrepotin dulu biar ketawa. Hahahaha

    ReplyDelete
  78. Wakakakaka, baru kali ini, saya blog walking, bukan cuma postingan nya yang saya baca, tapi juga semua komentar-komentarnya 🀣🀣

    Dan sukses bikin sakit perut, beneran.
    Jadi penasaran pengen baca bukunya.
    IIDN mah, kalau bikin buku tuh juaraaaakkk temanya ❤️

    Ikutan cerita ah, meski bingung mau ceritain yang mana, saking hidup saya tuh sama kayak cerita teman-teman di atas, kebanyakan juga saya alami, tapi lebih parah, saking saya tuh pemalu, jadinya malah malu-maluin πŸ˜‚

    Dari yang sering salah gandeng orang, beberapa kali naik motor langsung meluk, padahal nggak kenal orangnya, kirain suami 🀣, sering masuk mobil orang, lalu dikirimin heran Ama yang punya mobil alias salah masuk 🀣

    Begitulah saya, selain malu-maluin, pun juga parah banget pikunnya πŸ˜‚

    Tapi yang masih membekas malunya tuh ada 1 kejadian baru-baru ini.

    Ya lucu, memalukan dan bikin trauma dah πŸ˜…

    Yang pertama, nemuin Kang Kurir paket dengan dandanan cetar, jilbab rapi, atasan rapi, tapi bawahnya pake celana super pendek 🀣

    Astagaaa, kumaluuuu πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    Ceritanya saya lagi zoom kalau ga salah waktu itu, mana udah dandan cetar selama 2 jam an dong, ternyata zoomnya ga pake saling liat-liatan πŸ˜…

    Tapi belom sampai di situ hal yang bikin keki.
    Karena cuaca gerah, saya pakai atasan doang yang rapi, bawahannya celana pendek.

    Trus datangnya si Kang kurir paket, biasanya si kakak kan yang Nerima, tapi si kurir itu maunya ketemu orang dewasa.
    Kesal saya jadinya, sambil menggerutu langsung keluar dong, dan pas di pintu merasa aneh, kok semriwing gitu, pas liat ke bawah baru sadar, saya hanya pake celpend, dan udah telat, si kang kurir udah liat, trus dia juga malu kayaknya dan nggak maksa ketemu saya lagi.

    Astagaaaa, sampai hari ini masih malu membayangkannya 🀣🀣🀣🀣


    Yang kedua, ini lebih baru, sebulanan kemaren.

    Jadi, waktu saya sakit kemaren, Alhamdulillah buanyaaaakkk banget teman-teman yang baik banget ngirimin saya bermacam-macam.

    Ada yang ngirim obat, makanan, bahan makanan.

    Dan banyak juga yang nggak kasih nama, pokoknya kirim aja gitu, tauk deh dari siapa.

    Masha Allah..

    Karenanya, setiap hari tuh, selama 2 mingguan lebih, ada aja kiriman buat saya.

    Sampai-sampai si kakak yang selalu Nerima kiriman tersebut udah biasa aja Nerimanya.
    Nggak pake banyak nanya.

    Pokoknya alamatnya bener aja, udah deh diterima dan dibawa ke dalam.

    Sampai tiba di sore hari menjelang Imlek, ada yang kirim jajanan gitu, si kurir bilang buat nomor rumahnya udah bener, akan tetapi, masalahnya adalah, nomor kami mirip Ama nomor tetangga.

    Dan kurirnya salah kirim.

    Lalu, karena udah terbiasa Nerima kiriman, oonnya lagi, setelah saya intip semua medsos dan aplikasi chat, belum Nemu siapa yang kirim, ya udah saya buka aja dan cicipin.

    Tapi saya nggak tenang, soalnya ada ucapan selamat Imlek gitu πŸ˜…

    Dan akhirnya saya putusin nggak diterusin cicip-cicipinnya, meski udah kemakan juga sebagian πŸ˜…

    Saya mencoba cari tau siapa pengirimnya.
    Nggak ada kabar sama sekali, sampai akhirnya si kakak bilang ke papinya kalau ada paket makanan dengan ucapan gong xi gong xi am gitu.

    Papinya iseng nanya tetangga by WA, dan betul saja....

    Itu punya merekaaaa 😭😭😭

    Dan kesialan belom sampai di situ..
    Ternyata itu ga boleh dimakan muslim, astagaaaa 😭😭😭😭

    Ya malu, ya trauma, ya bingung, meski tetangga udah minta maaf berkali-kali, saya juga minta maaf berulang kali, tapi sampai sekarang masih super trauma πŸ˜…

    Sampai akhirnya saya putusin menertawakan aja pengalaman ini, lesson learned, kalau paket makanan di terima anak, wajibbanget pastikan bahwa itu benar buat kami πŸ˜…πŸ˜‚

    Demikianlah kejadian lucu dan traumatis 🀣🀣🀣

    ReplyDelete
  79. Aku ngakak baca cuplikan dari buku Bikin Ketwa yang mba Uniek tulis. Eh, pas scroll komen, ya ampun makin ngakak mbaca cerita lucu-lucu yg dituliskan, mata sampai berair.
    Duh, ampe lupa dengan kejadian lucu yg pernah dialami. Milih baca bukunya aja sepertinya.

    ReplyDelete
  80. Baru kali ini saya baca postingan sambil baca juga komen-komennya. Banyak yang bikin ketawa hehehe. Saya sekarang lebih suka baca buku yang bikin ketawa gini. Untuk beberapa saat, hilang deh semua penat

    ReplyDelete
  81. Astaghfirullah, ngakak banget pas baca "minyak telon" wkwkw

    Buku-buku genre komedi emang mood booster banget, ya, Mbak Uniek.

    ReplyDelete
  82. Cerita2 lucu alias komedi emang harus menjadi selingan sesekali karena tawa diperlukan supaya gak stres.

    ReplyDelete
  83. Buku kyk gini pas banget keluarnya saat musim prihatin kek skrng, rasa2nya kita butuh hiburan supaya mengingatkan kalau kita msh bisa ketawa2 hehe
    Cerita lucu yg pernah ku alami apa ya? Paling pernah pakai baju kebalik trus baru nyadar pas nyampek rumah hehe

    ReplyDelete
  84. Aku ketawa kalo lagi chatting yang lucu-lucu sama temen atau nonton drakor lucu hehe. Wah boleh juga nih bukunya buat melepas stress.

    ReplyDelete
  85. Wkwkwk..aku dulu suka baca buku-buku joke waktu sekolah kayak buku Lupus. Sumpah ngakak bnaget, sekarang pas ibu-ibu hampir gak pernah baca yang lucu jadi kangen. TApi khas joke meka-emak beda ya wkwkwkwkw

    ReplyDelete
  86. Kakek Bugil
    Saat itu pukul 12. 00. Habis wuduk saya bersiap menunggu waktu Zuhur. Tiba-tiba di depan rumah tetangga terdengar suara gaduh. Saya keluar.
    Ternyata, seorang pria setengah tua bersarung mencak-mencak sambil mengais buah kopi sedang terjemur di halaman. Terus memasukkannya ke dalam karung. Saking emosinya, saya tak jelas persis apa yang dibicarakannya. Yang saya tahu dia marah level akut. Lagipula saya baru pindah di sana ikut suami. Bahasanya pun belum banyak saya pahami.
    Anehnya, pemilik kopi sekaligus empunya rumah, tidak ada yang keluar. Sampai akhirnya karung terisi penuh. Pas kopi terpanggul di bahu, tanpa dia sadari sarungnya melorot. Kakek 56 tahun itu bugil tanpa pakaian sehelai benang pun. Saya malu tiada terkira terus bersembunyi ke dalam kamar.
    Pemilik rumah yang tadinya cuman menonton dari jendela, tertawa terbahak-bahak.
    Rupanya si Kakek baru bercerai dengan istrinya (nyonya rumah). Dia sakit hati, karena kopi yang dahulu ditanamnya bersama, dipanen sendiri oleh mantan istrinya. Sekian semoga menghibur.

    ReplyDelete
  87. kalau aku tiap mau tidur biasanya sengaja mba nyari video lucu ditonton bareng2 suami dan anak biar bisa ketawa lepas xixixi.

    ReplyDelete
  88. haduh.. apa ya cerita lucu dari hidupku ini? kkwkwkwkwkw.. terlalu banyak soale jadi bingung mau ceritain yang mana. wkkwkw.

    ReplyDelete
  89. Mungkin salah satu yg terkonyol dan bodoh itu waktu saya masih kerja dan sedang diskusi dengan Direktur untuk audit.

    Di ruangan itu kami ber3 aja, saya dan partner kerja sama si Bapak Direktur. Kebetulan bapak'y diskusi sambil dengerin lagu, sampailah ada lagu cover Ada Band yang suaranya itu gajelas banget intonasinya. Saya auto nyeplos, "Yaelah ini nyanyinya ngerusak lagu banget sih. Nadanya apa nyanyinya ke mana.." saya sama teman saya ketawa2, bapaknya juga ketawa2.

    Waktu lagunya selesai si Bapak bilang, "bagus nggak ini covernya?" Lalu feeling saya nggak enak, "emang siapa pak yang nyanyi?" Terus dengan santai'y si Bapak jawab "saya ni sama yang lain pas lagi ngeband". Astagaaaa langsung pengen nyemplung ke kolam ikan depan kantor rasanya. Wkwkwk.. Isin bangeett..

    ReplyDelete
  90. Hidup memang harus seimbang ya mbak, sesuai dengan alurnya. Sesuatu yang bikin lucu juga dibituhkan saat pikiran sedang suntuk. Buku yang unik, ini isinya pengalaman pribadi ya?

    ReplyDelete
  91. Terkesan over acting ya si pelanggar lalu lintas sampai nangis jerit jeritan.

    Takut masuk bui kali ye.

    Buku bikin ketawa melonggarkan otot syaraf yang kencang kaya baut mur

    ReplyDelete
  92. Penasaran bangetbsama isi bukunya mba. Seperrinya cocok jadi stress release ya

    ReplyDelete
  93. Sebagai sebagai penulis buku bikin ketawa Aku pikir semua harus mencoba buat ikutan giveaway ini soalnya memang cerita di dalamnya lucu semua

    ReplyDelete
  94. wah mbak, aku abis baca artikelmu langsung loh penasaran maksimal nih sama buku Bikin Ketawa ini, banyak hal-hal lucu terjadi di keseharian kita yaa sebenarnya. Bacaan yang pas kalo lagi suntuk nih yaa mba ringan dan menghibur

    ReplyDelete
  95. Jadi pengen baca bukunya, suka banget sama cerita-cerita lucu karena menurutku bisa jadi mood booster apalagi kalo lagi banyak kerjaan atau hal-hal yang bikin bete, wkwk..

    ReplyDelete
  96. Tubuhku itu mungil. Aku sering dikira lebih muda dari usiaku. Seharusnya itu menyenangkan ya. Punya tampang awet muda kan impian semua orang. *ehkoknarsisdisini

    Waktu masuk SMA, saat hendak memasukkan formulir pendaftaran, aku dikira petugas administrasi salah masuk.

    "Dek, ini SMA, SMP yang gedung sebelah," katanya. SMA itu memang satu kompleks dengan SMP.

    Uhuk. "Pak, saya memang mau daftar SMA," kataku.

    Begitupun ketika saya lulus SMA lalu merantau kuliah di Jogja. Naik bus kalau anak sekolah memang ada harga khusus, tapi hanya saat berseragam. Mahasiswa pun ada harga khusus.

    Satu ketika saya naik bus berangkat ke kampus. Kondekturnya memungut uang saya seraya bilang, "Kurang ini. Anak sekolah hanya bisa bayar segini kalau pakai seragam."

    "Pak, saya mahasiswa."

    Kondekturnya ngotot minta saya keluarkan kartu identitas mahasiswa. Peristiwa semacam ini bukan cuma sekali dua kali. Sampai-sampai saya selalu menyiapkan kartu itu di tas pada posisi mudah dijangkau.

    Dunia kerja. Alamak. Saya sering diledek narasumber saat wawancara khususnya mereka yang sudah akrab. Saat konferensi pers saya bertanya pakai mic di bangku belakang. Harusnya kelihatan tubuh saya walau mungil. Tapi dasar narasumber iseng.

    "Eh mana ini yang nanya kok suaranya doang. Mbak Nieke naik dong ke atas kursi biar keliatan."

    Makjaaaaang. Biar begitu. Saya bangga dengan kemungilan saya. Semacam trademark gitu. Toh narasumber saya sampai bikin julukan si mungil atau cabe rawit. πŸ₯°πŸ€£

    IG: @katanieke_blog

    ReplyDelete
  97. Mbak aku kog berasa nggak ada cerita lucu dalam hidupku sih? Ckckck curiga selempeng dan se boringnya kah aku wkwkwk

    ReplyDelete
  98. dulu oas lihat training bikin cerita lucu dari IIDN ini, benernya pengen ikutan. tapi nggak pede.
    btw aku juga mau order buku ini mbak, karena pasti lucu lucu ceritanya

    ReplyDelete
  99. Hahaha aku sudah punya bukunya Mbak
    Dan sukses bikin ketawa emang
    Salfa aja yang ikut baca ikut ketawa

    ReplyDelete
  100. Wah.. pasti seru nih bacanya. Memang ada aja tingkah anak sekarang yang sering gemesin

    ReplyDelete
  101. Hero bocilku tanya gini Mbak Uniek, pas ngerjain tugas:

    H: Kegiatan yang positif tuh yang gimana, Buk?
    I: Yang baik, yang bagus. Pokoknya positif tuh yang baik-baik.


    Hero diem lama mikir, manggut-manggut terus muka polos...

    Ibu: Ya contohnya berkebun, bantu nyapu bla bla bla (emaknya nerangin panjang lebar).

    Hero mikir.

    I: Napa,sih? (Kepo dong)
    Belum ngerti? (Nada meninggi)

    H: Nek positif ki baik, lha positif covid tuh baik? (Sambil suaranya makin pelan, ragu dewe)

    Ampunnnn, aku gemes pingin ngakak, ga tega mbak πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    ReplyDelete
  102. Bukunya kocak banget ya Mbak. Jadi penasaran dengan isinya bisa sampai bikin ketawa gitu. Ngakak juga saya pas Mbak singgung cerita Gedebog pisang itu, haha.

    Kalau cerita lucu dalam hidup saya apa ya. Sebenarnya banyak juga hal yang bikin saya ketawain diri sendiri tapi nggak tahu juga nih kalau saya ceritain jatuhnya bisa lucu atau garing.

    Satu cerita lucu sekaligus memalukan yang paling membekas diingatan saya waktu masih jadi mahasiswa semester tua yang sementara lagi mengurus skripsi.

    Waktu itu ada jadwal konsul
    dengan dosen pembimbing yang sementara juga lagi ada kegiatan di salah satu hotel sehingga anak bimbingnya disuruh datang dan menemui beliau di lobi hotel.

    Pas jadwal konsul itu sebenarnya saya juga ada lagi kegiatan organisasi sehingga saya nyaris terlambat datang. Itu juga pas mau pergi konsul sudah kayak terburu-buru banget.

    Untungnya pas sampai di lobi hotel, dosen pembimbing saya masih meladeni anak bimbingnya yang lain. Legalah saya.

    Kemudian saya duduk di sofa yang tersedia di lobi sambil menunggu giliran. Nah, pas duduk itu nggak sengaja saya menunduk ke bawah dan baru menyadari sesuatu yang amat memalukan.

    Alamaaaak saya salah pakai sepatu. Satunya memang sepatu saya tapi satunya lagi bukan, entah punya siapa. Yaa ampun saya rasa malu banget di situ. Apalagi perbedaannya juga cukup mencolok tapi saya nggak tahu apa ada yang perhatiin atau nggak. Dari situ saya berusaha menyembunyikan kaki saya. Rasanya saya kayak nggak pengen pake sepatu saja, haha.

    Bayangin saya masuk ke hotel dengan sepatu yang bukan pasangannya. Kanan beda. Kiri juga beda. Duh, malu banget hahaha. *Eh lucu gak sihπŸ˜‚

    ReplyDelete
  103. Penasaran sama bukunya nih mbak, aku jarang baca buku komedi kayak gini soalnya. Bisa jadi penghilang stress kalo lagi banyak kerjaan juga sih guyonan2nya hahaha

    ReplyDelete