I Would Never Forget You Exactly, Manu

From : Kirana RAHAYU
To : Emmanuel LEGRAND

Cher, mon cheri...

It made me so crazy when I read your messages. Paris memang mengingatkanmu padaku, yang saat ini pun bukan lagi pacarmu. Tapi tau kah kau akan begitu banyaknya kenangan indah bersamamu yang sering membuat tidurku tak pernah lelap sekali pun sejak terakhir kulepas dirimu? Masih teringat dengan jelas, it felt like forever saat travel bandara mengantarku pulang ke Bandung, sedangkan dirimu telah berada di badan Kuwait Airlines yang membawamu pulang. 

Kau bukan pulang untukku, Manu. 


Bahkan mungkin tak akan pernah ada lagi candle light dinner sederhana di studiomu seperti dulu. Kau ceritakan La Chandeleur dengan detail kepadaku, kaumasakkan crepe untukku hingga aku kekenyangan, kautuangkan cidre di gelasku, aaahh... Itu semua bagai mimpi indah yang sangat ingin kuulang terus dalam tidurku, Manu. 

Le Chat Noir...tentu kau masih ingat dengan tempat itu kan, Manu? Aku tak akan pernah melupakan ciuman pertama kita di akhir bulan Maret yang masih sangat dingin itu. Ciuman yang dengan malu-malu kuceritakan pada Veronique. Dan dia meyakinkanku bahwa kau bagaikan Louis untuknya. Aku setuju sekali dengan apa yang dia katakan itu.

Kau adalah prince charming impianku, Manu. But I'm only a cendrillon. Setiap dentangan jam tengah malam, aku harus kembali pada kenyataan, bahwa kau terlalu rumit untuk kuraih.

Biarkan aku mengurai sedikit demi sedikit kerumitan itu. If you can't let me go, how could I forget you? Bantu aku untuk meringankan perasaan ini dengan tidak mengirimkan email lagi untuk beberapa waktu ke depan. Aku telah meyakinkanmu bahwa aku tak akan lagi menangis selepas kau pergi. Tapi bagaimana aku bisa tidak menangis jika kau tak hanya datang dalam mimpiku terus menerus, namun juga selalu hadir di kotak inboxku. 127 email yang kaukirim padaku dalam kurun waktu 4 bulan ini membuatku gamang. I'm scared.

I'm really scared to face the truth that I would never forget you exactly, Manu.


Uniek Kaswarganti

Mom of two lovely kids, loves reading so much especially on fiction. She prefers listening Genesis and Phil Collins, The Corrs and KLa Project while enjoying her loneliness.

6 comments:

  1. Jadi pengin baca utuh novel REMEMBER PARIS yang skilas reviewnya mengharu biru...secara dari kecil I luv French all :) Nice review mbak :)

    ReplyDelete
  2. ehemmm pake hati nih, jadi sampe ke hati :D

    ReplyDelete
  3. Uhuk..uhuk..nostalgia..uhuk..uhuk :D

    ReplyDelete
  4. Selamat ya mbak jadi pemenang lomba surat untuk Manu :D

    ReplyDelete