Jam Beker Raksasa : Bukan Sekedar Nasehat


Judul Buku : Jam Beker Raksasa dan 9 Dongeng Seru Lainnya
Penulis : Dian Kristiani
Penerbit : PT. Bhuana Ilmu Populer
Ilustrasi : Hanny Alexandra, Magenta Studio, InnerChild Studio, Indra Bayu dan Arine
Penyunting : Kartika
Design cover dan layout : Aluycia
Jumlah Halaman : 103
Cetakan pertama : 2013
ISBN 10 : 602-249-350-1
ISBN 13 : 978-602-249-350-1




Menanamkan berbagai kebaikan pada anak kita memang penting. Mulai dari hal-hal kecil semacam berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh orang lain, menepati janji, tidak membiasakan diri terlambat, dan masih banyak lainnya.


Tapi terpikirkah kita semua, saat kita menjejali mereka dengan berbagai nasihat ini itu, bosankah mereka? Atau pernahkah terlintas pemikiran misal kita berada di posisi mereka, apakah mungkin kita akan berkata dalam hati, "Ah Mama cerewet sekali sih, ngapain harus begini begitu terus."  

Buku merupakan jendela dunia. Jendela batin juga kalau menurutku. Melalui bacaan bermutu kita bisa mengajarkan berbagai kebaikan tanpa berkesan menggurui. Salah satu buku yang recomended ya buku ini. Kumpulan dongeng sopan santun yang merangkum aneka dongeng seru yang mengandung petuah.

Pada bagian pertama ada Sapu Terbang Tercepat yang menceritakan seorang Penyihir Jubah Merah yang sapu terbangnya patah, padahal esok hari akan ada pemilihan sapu terbang tercepat. Pergilah dia ke Penyihir Jubah Kuning yang terkenal sebagai tukang reparasi sapu terbang (hal. 7). Malang sekali si Penyihir Jubah Kuning ini justru tertidur dan tidak memperbaiki sapu terbang yang rusak. Alhasil Penyihir Jubah Merah gagal mengikuti lomba bergengsi tersebut. Kira-kira bagaimana perasaan Penyihir Jubah Merah yang di-PHP-in (pinjam istilah anak jaman sekarang) semacam itu?



Ada lagi kisah yang dijadikan judul buku ini, Jam Beker Raksasa di halaman 45-53, menceritakan tentang kebiasaan buruk Pedro yang selalu datang terlambat. Keterlambatannya itu hampir saja menjadi musibah. Raksasa Kecil yang sedang berulang tahun sangat sedih saat tau Pedro belum datang ke pestanya. Padahal sekali menangis, air mata si Raksasa Kecil ini sanggup membuat seluruh desa kebanjiran. 

Agar tidak lagi terlambat ke acara apapun, Raksasa Kecil menghadiahkan sebuah jam beker raksasa kepada Pedro. Jam beker yang dentangannya sanggup membangunkan seluruh desa ;)  Terselip pesan di sana bahwa menunggu itu adalah hal yang amat membosankan. Saat membaca dongeng ini diharapkan anak dapat memahami pentingnya 'datang tepat waktu' agar tak membuat orang lain menunggu lama. Sungguh manis ya ceritanya :)



Dari 10 dongeng yang ada di buku ini, terus terang saya paling suka dengan Teko Usang di Dapur Istana (hal. 75-83). Diceritakan tentang seorang Koki Istana yang melupakan jasa Teko Usang saat membantunya merebus ramuan obat untuk Raja. Teko Usang diletakkan di atas lemari dapur yang paling tinggi, padahal di sana dingin dan berdebu. Tentu saja Teko Usang sangat bersedih. Dia tak bisa bersama-sama dengan Koki Istana dan teman-temannya lagi. 


Saat Raja kembali sakit, Koki Istana malah merebus ramuan obat dengan Teko Perak yang baru. Dia beranggapan teko itu lebih indah dan lebih layak untuk digunakan. Lalu, akan terlupakan begitu sajakah Teko Usang yang sangat berjasa ini? 


Ternyata Tabib Istana sangat marah kepada Koki Istana saat melihat ramuan obatnya berwarna hijau. Ini gara-gara tidak menggunakan teko tanah liat seperti biasanya. Seharusnya ramuan obat itu berwarna merah. Ramuan itu tidak boleh direbus dengan teko yang terbuat dari bahan logam seperti perak.


Akhirnya Koki Istana menggunakan Teko Usang lagi untuk merebus ramuan obat untuk Raja. Dia sangat berterima kasih kepada Teko Usang yang selalu membantunya selama ini.



Moral of story untuk tidak lupa mengucapkan terima kasih disampaikan dengan cara yang menurut saya akan selalu diingat oleh anak.

Mari kita asah kepekaan hati anak-anak kita melalui bacaan yang menggugah seperti ini. Selain ilmu pengetahuan yang bermanfaat untuk masa depannya, anak kita pun membutuhkan suplemen jiwa yang akan menjadi penyeimbang kepintaran dan kecanggihan yang dimilikinya di kemudian hari. Tentunya tak mau kan punya anak jenius tapi berhati robot? ;)

Jam Beker Raksasa merupakan salah satu dari seri Dongeng Budi Pekerti terbitan BIP. Pengin sih bisa mendapatkan kedua buku lainnya. Semoga diaminkan oleh semesta ;)

Judul Buku : LUPITA - LU PIkir gua pengemis cinTA!
Penulis : Dian Kristiani
Penerbit : Bhuana Sastra (Imprint dari PT. BIP)
Penyunting : Deesis Edith Mesiani
Design cover dantata letak : Helen Lie
Ilustrasi cover : InnerChild Studio
Genre : Novel
Jumlah Halaman : 279
Cetakan pertama : 2013
ISBN 10 : 602-249-393-5
ISBN 13 : 978-602-249-393-8
- See more at: http://resensibuku-uniek.blogspot.com/2014/03/pada-lupita-kuberkaca.html#sthash.MSF51Zsx.dpuf

Uniek Kaswarganti

Mom of two lovely kids, loves reading so much especially on fiction. She prefers listening Genesis and Phil Collins, The Corrs and KLa Project while enjoying her loneliness.

5 comments:

  1. Replies
    1. Menarik banget, Mak Ida, cocok utk yg ada di rentang usia TK hingga SD awal.

      Delete
  2. barakallah, daku diajarin ngeresensi dong, Mak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya baca aja Uni, terus ditulis ulang sesuai penafsiran kita :)

      Delete
  3. Baca blog mbak uniek jd menginspirasi buku apa saja yg mau aku beli buat A dan B... makasih mbak :)

    ReplyDelete